Sabtu, 30 Juni 2012

HELLO INDONESIAN'S EDUCATION


Indonesia ?
apa yang anda fikirkan tentang pendidikan di negara kita ini ?
ya sekolah RSBI kini tersebar dimana mana izin sekolah SBI pun kian hari kian mudah didapatkan . Namun satu hal yang anda harus ingat, sekolah - sekolah bergengsi itu hanya dapat kita temui di kota-kota menengah keatas di Pulau Jawa , bahkan itu pun tidak tersebar merata . Di Kalimantan , Papua , dan pulau-pulau menengah kebawah justru perbedaan yang sangat kontras bisa kita lihat dan rasakan . Tidak terfikirkan dengan rasional apa keinginan imam negara kita ini . Apakah pendidikan di negara ini hanya pantas didapatkan oleh kalangan menengah keatas ? dan apakah mereka yang benar-benar buta huruf harus selamanya buta huruf ? ya, inilah yang dialami oleh negara kita Indonesia ditahun yang hampir 67 tahun dari kemerdekaannya negara ini masih diselimuti oleh masalah yang kian tak berujung . Distribusi ekonomi dan pendidikan yang tidak merata adalah salah satu masalah yang harus di selesaikan dengan segera oleh pemerintah . Karena SDM yang baik menunjang ekonomi dan perkembangan negara yang baik pula . negara negara berkembang lainnya sudah memikirkan bahkan dapat memecahkan masalahnya dengan baik . Seperti yang kita ketahui Malaysia , ya negara tetangga pembuat kotroversi ini sudah membuktikan ketangguhannya dalam pendidikan , bukankah dulu pelajar Malaysia berguru ke Indsonesia ? tapi kita bisa lihat sekarang kalau itu semua berbanding 180 derajat ditahun 2012 ini .
         Papua , pulau yang sempat diperubutkan oleh pahlawan - pahlawan kita pada zamannya dengan nyawa sebagai taruhannya , harus terabaikan begitu saja . Lalu untuk apa harus ada pertumpahan darah untuk pulau itu . Sedangkan sekarang Pangan , Papan dan pedidikan disana sama sekali tidak terlirik oleh pemerintah . Apa alasannya ? apa karna jarak yang terlampau jauh ? , irasional jika memang karena alasan "DISTANCE" . Saya pernah melihat liputan di televisi tentang pendidikan di Papua , memang benar disana ada tempat menimba ilmu yang sangat diharapkan tapi, kondisinya sangat jauh dari yang diharapkan . Bahkan, sekolah di Pulau tsb masih jauh tertinggal dibandingkan dengan sekolah yang belum terdaftar sbg SSN di kota - kota besar (apakah ada ?) . Ya suatu realitas yang sangat mengharukan dan memalukan . Dan masih ada beberapa kenyataan yang harus kita terima dari pendidikan di salah satu belahan Indonesia tsb. Materi masih bersumber dari tayangan di Televisi juga . Ditayangan tsb sang reporter mewawancarai salah satu murid yang tak beralaskan kaki ( saya kira dia itu laki - laki pada awalnya tetapi setelah sang cameraman men - zoom out pengambilan gambarnya ternyata si murid tsb memakai rok :-D  ) , sang reporter bertanya tentang sedikit materi yang harusnya sudah dikuasai oleh muris SD di kelas 2 (saya lupa pertanyaannya ) yang pasti anak tsb (yang kelihatannya harusnya sudah berada di kelas 6) tidak bisa menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh reporter tsb.
Keberdayaan sarana dan prasarana , tenaga pengajar dan juga kesadaran akan pendidikan masih sangat terlampau jauh . Terkadang sang anak sangat berantusias untuk pergi ke sekolah namun, ada beberapa orang tua  yang juga tidak sadar akan pentingnya pendidikan melarang anaknya untuk pergi kesekolah karena mereka berfikir ankanya akan lebih berguna jika diam dirumah dan membantu pekerjaan orang tuanya di ladang . Sungguh ironis

       Tentunya harapan seluruh pelajar dan orang tua di negara ini adalah , 'pemerintah yang lebih peduli akan pendidikan' . Karena seperti yang kita ketahui wajib belajar 9 tahun masih belum efektif . Karena pungli yang dilakuakan oleh beberapa oknum sekolah pun menjadi penghambat . Dan distribusi pendidikan yang merata masih belum juga bisa berjalan dengan baik . Kelayakan sekolah unggulan yang harusnya bisa juga dirasakan oleh anak Indonesia yang berprestasi tapi berbatasan dengan keberadaan ekonomi yang jauh dari cukup sangat mendominasi pendidikan di Indonesia . Jadi apakah yang BUTA HURUF , YANG MISKIN , YANG TERBELAKANG harus terus mengalami hidupnya tanpa kemajuan hingga berlanjut tanpa akhir ?


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar